Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 November 2016

Pengertian QoS, Parameter, Dan Cara Kerja QoS

Berbagai permasalahan jaringan sering mengancam kenyamanan layanan bagi pengguna. Berbagai faktor bisa menjadi penyebab dari timbulnya permasalahan ini. Dalam memberikan solusi permasalahan kualitas jaringan, kita akan sering mendengar istilah QoS. Apa itu QoS? Qos merupakan singkatan kata dari €œQuality of Service€. Secara terminologi, QoS memiliki arti sebagai kualitas layanan. 

Dalam definisi khusus, Pengertian QoS adalah sebuah kemampuan dari jaringan dalam menyediakan layanan yang baik dengan tingkat jaminan layanan yang berbeda-beda. Yang dimaksud dengan mampu menyediakan layanan yang baik adalah dengan menyediakan kapasitas bandwitch yang layak, mampu mencegah dan mengatasi terjadinya jitter, serta mampu mencegah dan dan mengatasi delay. Dengan demikian QoS menjadikan suatu aplikasi dapat memberikan layanan seperti yang diharapkan. Dengan adanya QoS, seorang admin net juga memungkinkan untuk memberikan suatu prioritas trafik secara tertentu. QoS menjadi suatu solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan jaringan yang menyebabkan kualitas layanan jaringan menjadi buruk atau terganggu.


Faktor-Faktor Penyebab Timbulnya Permasalahan Jaringan

Permasalahan jaringan menjadi fokus inti yang ingin diselesaikan QoS. Karenanya, untuk lebih mengenal QoS, kita perlu terlebih dahulu mengetahui apa-apa saja yang dapat menyebabkan terjadinya permasalahan jaringan. Permasalahan jaringan adalah sebuah gangguan pada jaringan yang menyebabkan suatu layanan dari suatu jaringan mengalami penurunan kualitas. Yang menjadi faktor penyebab dalam timbulnya permasalahan jaringan dikategorikan kedalam 2 jenis. 2 jenis tersebut adalah permasalahan yang timbul karena faktor manusia dan permasalahan yang timbul karena adanya faktor teknis. Permasalahan yang timbul karena manusia artinya suatu layanan jaringan mengalami penurunan kualitas karena adanya kesalahan manusia baik sengaja maupun tidak sengaja. Contohnya adalah waktu tenggang, ada tidaknya service, informasi pengguna, dan lain sebagainya. Sedangkan permasalahan teknis merupakan permasalahan yang disebabkan oleh adanya kesalahan sistem, gangguan jaringan, atau sebab-sebab lain yang bukan berasal dari manusia namun murni merupakan masalah teknis. Contoh dari permsalahan teknis adalah kurangnya bandwith dalam menampung pengguna, terjadi jitter dan delay dalam layanan.
Parameter-Parameter QoS

QoS merupakan suatu solusi yang didesain untuk membantu pengguna sebagai end user dalam memperoleh layanan yang baik tanpa adanya masalah gangguan jaringan. Tujuan dari Qos Sendiri adalah agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan pengguna namun dengan menggunakan infrastruktur yang tetap sama. Untuk mencapai tujuan ini terdapat suatu parameter qos dari sebuah jaringan untuk mengumpulkan informasi kualitas layanan. Parameter-parameter tersebut adalah bandwith, delay, jitter, packet loss, dan troughput. Bandwith adalah batasan takaran data yang dapat dikirim melalui suatu jaringan pada durasi waktu tertentu. Sedangkan delay adalah suatu penundaan data saat melakukan transmisi data dari titik ke titik. Packet loss merupakan suatu kegagalan penyampaian data pada Ip. Dan jitter adalah variasi dari delay pada paket jaringan. Sedangkan troughput karena beban trafic yang terjadi akibat arus data dengan jadwal serta prioritas penggunaan yang sama.

Cara Kerja QoS

Cara kerja QoS sebenarnya cukup sederhana untuk dipahami. Pada suatu aliran trafik data, QoS akan menentukan aliran data berdasarkan tingkat prioritas kepentingan. Suatu trafik data yang dianggap tidak menjadi prioritas akan diturunkan, bahkan bisa juga dibuang dari jalur trafik data. Sedangkan untuk trafik data prioritas pertama akan diberikan jalur luas agar data cepat sampai pada tujuan. Dalam jalur data, ketika masih terdapat ruang untuk terjadinya trafik data, maka QoS akan mengurutkan setelah prioritas pertama, data mana yang perlu didahulukan. Ini terus terjadi sampai jalur data tidak dapat lagi dimasuki trafik data. Sehingga, trafik data dapat berjalan lancar dan stabil dengan adanya tingkat prioritas tertentu.

Selasa, 08 November 2016

Komputer Dan Proses Informasi

Proses Informasi - Perkembangan teknologi tidak akan lepas dari istilah komputer. Komputer terdapat beberapa input, pemrosesan, output, penyimpanan dan pengendalian. Komputer sendiri adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan terorganisasi agar secara otomatis menerima dan menyimpan input, memproses dan menghasilkan output dibawah pengawasan dari intruksi-intruksi program yang tersimpan dalam memori (Donald H. Sanders, 1985).

Menurut Wiliam Fuori (1973) yang mengemukakan bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmatika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.


Sebagai suatu pemroses data, komputer harus dalam bentuk sistem atau sistem komputer. Sistem komputer yaitu penggabungan dari elemen-elemen komputer yang membentuk suatu kesatuan dengan tujuan memproses data menjadi informasi. Sistem komputer tersusun dari tiga elemen yaitu, perangkat keras, perangkat lunak, dan manusia.

Perangkat keras (Hardware) adalah perangkat atau peralatan yang tampak secara fisik atau terlihat mata. Perangkat lunak (software) yaitu program yang berisi intruksi atau perintah untuk melakukan pengolahan data. Sedangkan Manusia (brainware) adalah manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer.

Mungkin sekian tutorial komputer dan proses informasi dari kami semoga bermanfaat.

sumber: buku Sistem informasi dan konsep & aplikasi
penulis: Agus mulyanto

Minggu, 06 November 2016

Parameter mengukur nilai suatu informasi

Parameter untuk mengukur nilai sebuah informasi (value of information) ditentukan dari dua hal pokok yaitu manfaat (benefit) dan biaya (cost). Namun, dalam kenyataannya informasi yang biaya untuk mendapatkannya tinggi belum tentu memiliki manfaat yang tinggi pula. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya.


Nilai suatu informasi berhubungan dengan keputusan.Hal ini berarti bahwa apabila tidak ada pilihan atau keputusan, informasi tidak diperlukan. Keputusan dapat berkisar dari keputusan berulang yang serderhana sampai keputusan strategis jangka panjang informasi tersebut. Informasi yang dapat mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan dapat dikatakan informasi tersebut memiliki nilai yang tinggi. Sebaliknya apabila informasi tersebut kurang memberikan manfaat dalam pengambilan keputusan, maka informasi tersebut dikatakan bernilai rendah. 

sumber: buku Sistem Informasi Konsep dan Aplikasi
penulis: Agus Mulyanto